+6281 1127 8182

Memulai usaha makanan kini semakin mudah, bahkan bisa dimulai dari dapur rumah sendiri. Dengan modal kecil, banyak pelaku UMKM makanan yang berhasil meraup untung besar hanya dari menjual makanan rumahan. Kuncinya terletak pada pemilihan jenis makanan yang digemari banyak orang, mudah dibuat, dan bisa dikembangkan dengan sentuhan kreatif. Mulai dari camilan kekinian seperti dimsum dan takoyaki, hingga makanan berat seperti ayam geprek dan nasi bakar, semuanya punya potensi besar untuk menghasilkan cuan harian.

Apalagi di era digital seperti sekarang, promosi bisa dilakukan lewat media sosial tanpa harus punya toko fisik. Cukup dengan kemasan menarik dan rasa yang konsisten, produk makanan UMKM bisa menjangkau pasar yang luas dan setia. Nah, kalau kamu sedang mencari ide makanan yang cocok dijual dengan modal terbatas tapi tetap menguntungkan, simak deretan rekomendasi makanan umkm yang bisa menjadi ide usaha bisnismu!

Apa itu UMKM Makanan?

UMKM makanan adalah singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di bidang kuliner atau makanan. Ini mencakup segala bentuk usaha makanan yang dijalankan secara mandiri dengan skala kecil hingga menengah, mulai dari usaha rumahan, warung makan, katering, hingga bisnis minuman kekinian. UMKM makanan menjadi salah satu sektor yang paling aktif dan menjanjikan karena makanan adalah kebutuhan pokok semua orang. Selain itu, usaha kuliner relatif mudah dimulai, bahkan dengan modal terbatas dan peralatan dapur seadanya. Pemerintah Indonesia sendiri membagi UMKM berdasarkan omzet dan jumlah tenaga kerja. Namun secara umum, UMKM makanan punya ciri khas dengan produk bisa dibuat di rumah, pemasaran fleksibel (bisa online maupun offline), dan target pasarnya luas, mulai dari tetangga sekitar hingga pembeli dari luar kota melalui pengiriman.

UMKM Berdasarkan Skala Usaha

UMKM dibagi menjadi tiga kategori utama berdasarkan jumlah aset dan omzet tahunannya :

1. Usaha Mikro

Biasanya dikelola secara perorangan atau keluarga, dengan omzet tahunan maksimal Rp300 juta. Contoh: jualan gorengan rumahan, warung kelontong kecil, jualan kue dari rumah.

2. Usaha Kecil

Sudah memiliki izin usaha dan omzet tahunan antara Rp300 juta – Rp2,5 miliar. Contoh: katering rumahan, usaha laundry skala kecil, toko kelontong besar, usaha makanan ringan dengan distribusi ke warung.

3. Usaha Menengah

Usaha yang punya sistem manajemen lebih rapi, memiliki tenaga kerja tetap, dan omzet tahunan Rp2,5 miliar – Rp50 miliar. Contoh: pabrik keripik skala menengah, restoran dengan beberapa cabang, bisnis makanan beku dengan gudang penyimpanan.

Ide Jualan Makanan UMKM Modal Kecil Keuntungannya Besar

Buat kamu yang ingin memulai usaha makanan umkm, berikut rekomendasi makanan umkm dengan modal sedikit tapi keuntungannya besar, yakni :

1. Dimsum Homemade

kotak dimsum

Dimsum adalah salah satu makanan ringan yang bisa jadi peluang bisnis besar meski dimulai dari rumah. Makanan ini terbuat dari adonan daging ayam, udang, atau jamur yang dibungkus kulit tipis, kemudian dikukus atau digoreng. Dimsum bisa dijual dalam dua versi: versi matang siap makan atau frozen yang bisa disimpan dan dikukus ulang oleh pembeli. Kamu juga bisa menambahkan kreativitas seperti saus mentai, keju leleh, hingga sambal matah sebagai topping, supaya tampilannya makin kekinian. Makin menarik lagi kalo pakai kemasan dimsum yang di custom nama usaha kamu dan gambar yang lucu.  Cocok dijual secara eceran ataupun dalam box isi 10–15 pcs dengan harga jual antara Rp10.000 hingga Rp35.000.

Baca juga: Peluang Usaha Dimsum, Panduan Lengkap bagi Pemula

2. Takoyaki

Takoyaki merupakan camilan khas Jepang berbentuk bola-bola kecil dari adonan tepung, telur, dan kaldu yang diisi sosis, keju, ayam, atau gurita. Cita rasa gurih dengan tekstur lembut di dalam dan renyah di luar bikin makanan ini disukai banyak kalangan, dari anak-anak sampai dewasa. Tambahkan topping seperti saus mayo, saus pedas manis, bubuk nori, dan katsuobushi agar tampilannya lebih menarik. Jangan lupa gunakan kemasan takoyaki kece agar jualanmu selalu diingat customer. Bisa dijual dalam kemasan isi 3, 5, hingga 10 pcs dengan harga antara Rp10.000 – Rp18.000.

3. Nasi Bakar

Nasi bakar adalah nasi gurih berbumbu yang dibungkus daun pisang lalu dibakar hingga mengeluarkan aroma khas. Isian nasi bakar bisa sangat variatif, mulai dari ayam suwir pedas, sambal teri, rendang, sampai oncom. Produk ini cocok untuk sarapan dan makan siang karena praktis dan mengenyangkan. Kamu bisa menjualnya dengan kemasan food-grade atau daun pisang langsung untuk kesan tradisional. Harga jual nasi bakar biasanya berkisar Rp12.000 – Rp18.000.

4. Ayam Geprek

kemasan ayam geprek

Ayam geprek tetap jadi salah satu menu favorit yang laku keras di berbagai tempat. Ayam goreng crispy yang dihancurkan lalu disiram sambal ini kini bisa dikreasikan dalam banyak varian, seperti sambal matah, sambal ijo, saus telur asin, bahkan keju mozzarella. Menyediakan level pedas juga jadi cara menarik pelanggan muda yang suka tantangan. Kamu bisa menjual dalam bentuk paket hemat (nasi + ayam + es teh) dengan harga jual antara Rp15.000 – Rp25.000 per porsi.

5. Catering Rumahan Harian

makanan umkm

Bisnis catering rumahan cocok buat kamu yang ingin penghasilan rutin dari pelanggan tetap. Menu yang ditawarkan bisa berupa makanan rumahan sehari-hari seperti ayam goreng, oseng tahu, tumis sayur, dan sambal. Kemasannya bisa berupa food box atau rantang, dan bisa dikirim langsung ke rumah, kantor, atau kosan pelanggan. Supaya lebih menarik, kamu bisa menyediakan varian menu sehat, tanpa MSG, atau menu diet. Kemasan catering yang menarik bisa terkesan mewah sehingga dapat menaikkan harga jual cartering usaha kamu. Harga jual per box biasanya antara Rp15.000 – Rp25.000, dan bisa ditawarkan dalam paket mingguan.

Baca juga : Tips Memulai Usaha Catering dari Nol!

6. Angkringan

paper tray

Angkringan adalah usaha kuliner kaki lima khas Jawa yang menjual berbagai makanan dan minuman sederhana dengan harga terjangkau. Menu utamanya meliputi nasi kucing, sate usus, gorengan, mie instan, dan minuman hangat seperti kopi atau teh. Kini, banyak angkringan juga menambahkan menu kekinian seperti bakso bakar, sosis bakar, hingga otak-otak bakar yang disukai anak muda. Gunakan kemasan papertray foodgrade agar konsumen nyaman ketika menyantap makanannya. engan harga jual per item mulai dari Rp2.000–Rp10.000, angkringan bisa menghasilkan keuntungan harian yang stabil berkat tingginya minat konsumen dan banyaknya pilihan menu.

7. Minuman Kekinian

Bisnis minuman kekinian masih sangat menjanjikan karena target pasarnya luas dan mudah viral. Kamu bisa menjual berbagai varian seperti thai tea, matcha latte, kopi susu gula aren, yakult leci, atau soda buah. Tambahkan topping seperti boba, jelly, atau nata de coco agar tampilannya lebih menggoda. Cup dengan desain sablon logo sendiri juga bikin brand kamu lebih diingat. Harga jual minuman ini biasanya antara Rp5.000 – Rp20.000 per cup tergantung jenis dan kemasan. Agar kesegaran minuman tetap terjaga seharian, kamu bisa menggunakan Hi-Cook waterjug kapasitas 9,5 liter  yang besar dan suhu minuman tetap terjaga, cocok untuk menampung air jualan minuman.

8. Camilan Kering

Kalau ingin menjual produk yang tahan lama dan mudah dikemas, camilan kering bisa jadi solusi. Jenisnya bisa sangat beragam, mulai dari keripik pisang, stik bawang, keripik singkong, hingga kue kering coklat atau kacang. Produk ini cocok untuk oleh-oleh, hampers, atau stok di rumah. Kamu bisa menjual dalam kemasan pouch zipper yang menarik dengan label brand dan tanggal kadaluarsa. Harga jual camilan kering biasanya mulai dari Rp5.000 hingga Rp30.000 tergantung ukuran.

9. Cireng Isi

Cireng isi adalah camilan khas Sunda yang terbuat dari adonan aci digoreng dengan aneka isian. Cireng bisa diisi keju, ayam suwir pedas, abon sapi, sambal oncom, hingga sosis atau kornet. Rasanya gurih kenyal di luar, lumer atau pedas di dalam, apalagi kalau disajikan dengan saus rujak atau sambal bawang. Kamu bisa menjual cireng matang siap makan atau dalam bentuk frozen. Harga jualnya berkisar antara Rp10.000–Rp20.000 per pack, tergantung isi dan jumlah.

Baca juga : 11 Jajanan malam hari favorit, bisa jadi ide jualan! 

Pilih Kemasanfnb untuk Makanan UMKM 

ukuran paper lunch box

Selain memperhatikan rasa makanan, perlu juga memperhatikan kemasan untuk brand bisnis kamu. Apalagi jika ingin memulai usaha dari bawah, perlunya pengenalan brand makanan UMKM. Selain menggunakan kemasan yang food grade, kamu juga bisa custom desain kemasan dengan menampilkan nama dan logi brand agar brand bisa dikenal mudah dan cepat oleh pelanggan. Kemasan berkualitas dari Kemasanfnb Paper lunch box atau wadah makanan untuk jualan ini tersedia dalam berbagai ukuran dan tipe, serta bisa custom desain sesuai kebutuhan. 

  • Bahan Kertas Tebal: terbuat dari bahan kertas tebal dengan ketebalan kertas kraft 290-295 gsm dan kertas ivory putih 260 gsm. 
  • Aman untuk Makanan: kemasan telah memenuhi standar FDA dan bersifat food grade
  • Tahan Bocor: box makanan kertas telah dilapisi dengan PE coating sehingga tahan air dan minyak.  
  • Terdapat Lubang Ventilasi: Membantu mengurangi terbentuknya uap air yang dapat mempengaruhi kualitas makanan saat dikemas. 
  • Praktis dan Siap Pakai: Tidak perlu tambahan karet, stapler, dan sebagainya. 
  • Microwave Safe: kemasan tahan panas hingga 100°C selama 1 menit, aman. untuk dipanaskan kembali dalam microwave. 
  • Polos dan Custom: Kemasanfnb menjual box coklat makanan polos dan custom desain yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan.

Kemasanfnb sudah berpengalaman membuat berbagai kemasan makanan. Mulai dari kotak ayam bakar, kemasan ayam geprek, dan kotak nasi bakar. Selain itu, kami juga memproduksi kemasan makanan ringan seperti takoyaki, box pisang nuggetbox brownies, dan wadah kue pukis. 

Yuk, hubungi via Whatsapp (0811-1278-182) atau instagram kemasanfnb untuk konsultasi lebih lanjut dan dapatkan penawaran harga spesial. 

Baca juga : 

 

×