Saat ingin membuat kemasan makanan custom, salah satu hal yang perlu dipahami adalah metode cetaknya. Ada beberapa teknik cetak yang umum digunakan, seperti cetak offset dan digital printing. Keduanya memiliki kelebihan masing-masing, mulai dari kualitas hasil cetak, jumlah produksi, hingga biaya yang perlu dipersiapkan. Lalu, apa itu cetak offset dan mana yang lebih cocok untuk kemasan makanan?
Apa Itu Cetak Offset?
Cetak offset adalah metode pencetakan yang menggunakan plat khusus sebagai media transfer gambar sebelum tinta dipindahkan ke permukaan kemasan.
Dalam prosesnya, desain tidak langsung dicetak ke bahan kemasan, tetapi melewati beberapa tahap menggunakan silinder atau rol cetak. Metode ini banyak digunakan untuk produksi kemasan dalam jumlah besar karena mampu menghasilkan cetakan yang konsisten dengan kualitas tinggi.
Untuk kemasan makanan, cetak offset sering digunakan pada berbagai jenis packaging seperti paper box, lunch box, paper cup, food pail, dan kemasan berbahan kertas lainnya.
Baca juga : Contoh Filosofi dan Warna Logo Makanan untuk Pikat Konsumen!
Bagaimana Cara Kerja Cetak Offset?
Secara sederhana, proses cetak offset melalui beberapa tahapan:
Persiapan desain
Desain kemasan dibuat terlebih dahulu sesuai ukuran dan kebutuhan produk.
Pembuatan plat cetak
Desain akan dipindahkan ke plat khusus yang nantinya digunakan sebagai media pencetak.
Proses pencetakan
Plat akan mentransfer tinta ke rol karet, kemudian dipindahkan ke permukaan bahan kemasan.
Finishing
Setelah tercetak, kemasan dapat melalui proses tambahan seperti laminasi, pemotongan, atau pembentukan agar siap digunakan.
Baca juga : Jual Kotak Makan Kertas untuk Usaha, Harga Terbaik!
Perbedaan Cetak Offset dan Digital Printing untuk Kemasan Makanan
Meskipun sama-sama digunakan untuk mencetak desain pada kemasan, cetak offset dan digital printing memiliki beberapa perbedaan.
1. Peralatan yang Digunakan
Cetak Offset
Menggunakan mesin offset dengan plat cetak, rol tinta, dan silinder untuk memindahkan desain ke media kemasan.
Digital Printing
Menggunakan mesin printer digital yang mencetak desain secara langsung dari file digital tanpa membutuhkan plat cetak.
2. Proses Pengerjaan
Cetak Offset
Cetak offset menggunakan plat cetak sebagai perantara untuk memindahkan desain ke kemasan. Desain akan diproses melalui plat, kemudian tinta dipindahkan ke rol karet sebelum dicetak ke bahan kemasan.
Proses ini membutuhkan persiapan lebih awal, tetapi menghasilkan warna yang konsisten dan cocok untuk produksi dalam jumlah besar.
Digital Printing
Digital printing mencetak desain secara langsung dari file digital ke permukaan kemasan tanpa menggunakan plat cetak.
Karena prosesnya lebih sederhana, digital printing lebih cepat dan fleksibel, terutama untuk jumlah produksi kecil atau mencoba desain baru.
4. Hasil Cetak
Cetak Offset
- Warna lebih stabil dan konsisten untuk jumlah produksi besar
- Detail desain terlihat tajam
- Cocok untuk desain dengan banyak warna dan kebutuhan branding
Digital Printing
- Hasil cetak lebih fleksibel untuk desain berbeda-beda
- Cocok untuk kebutuhan jumlah sedikit
- Memudahkan pembuatan kemasan dengan variasi desain
5. Jumlah Produksi
Cetak Offset
Lebih cocok untuk produksi dalam jumlah banyak karena biaya per kemasan akan semakin ekonomis ketika jumlah cetak meningkat.
Digital Printing
Lebih cocok untuk jumlah kecil atau kebutuhan percobaan produk karena tidak membutuhkan persiapan cetak yang kompleks.
6. Biaya Cetak
Cetak Offset
Biasanya membutuhkan biaya awal lebih besar karena ada proses pembuatan plat. Namun, semakin banyak jumlah produksi, biaya per kemasan bisa menjadi lebih rendah.
Digital Printing
Biaya awal lebih rendah karena tidak membutuhkan plat cetak, tetapi biaya per kemasan biasanya lebih tinggi untuk produksi dalam jumlah besar.
Baca juga : 5 Syarat Kemasan Produk Makanan, Pebisnis F&B wajib tahu!
Mana yang Lebih Cocok untuk Kemasan Makanan?

Pemilihan metode cetak tergantung pada kebutuhan bisnis. Jika kamu membutuhkan kemasan custom dalam jumlah besar dengan hasil warna yang konsisten, cetak offset bisa menjadi pilihan yang tepat. Sebelum mencetak kemasan makanan custom, pastikan memilih metode yang sesuai dengan jumlah produksi, budget, dan kebutuhan branding agar hasil kemasan bisa maksimal.
Kemasanfnb telah berpengalaman membuat berbagai kemasan makanan. Mulai dari kotak ayam bakar, kemasan ayam geprek, dan kotak nasi bakar. Selain itu, kami juga memproduksi kemasan makanan ringan seperti box pisang nugget, box brownies, dan wadah pecel.
Yuk, hubungi via Whatsapp (0811-1278-182) untuk konsultasi lebih lanjut dan dapatkan penawaran harga spesial.
