Kalau kamu punya usaha makanan, sangat penting untuk tahu berapa sebenarnya biaya yang kamu keluarkan untuk membuat satu produk. Nah, di sinilah fungsi HPP. Banyak pelaku usaha yang langsung menentukan harga jual tanpa menghitung biaya produksi. Akibatnya, harga bisa terlalu murah atau bahkan tidak menghasilkan keuntungan. Oleh karena itu, simak artikel ini untuk memahami cara menghitung HPP makanan dengan mudah agar bisnis kamu tetap untung dan terarah.
Baca juga : Contoh Marketing Mix Produk Makanan, Intip Buat Refrensi!
Apa Itu HPP?
HPP atau Harga Pokok Produksi adalah total biaya yang dikeluarkan untuk membuat suatu produk makanan. Biaya ini mencakup semua kebutuhan dari awal produksi sampai makanan siap dijual.
Dengan mengetahui HPP, kamu bisa menentukan harga jual yang tepat dan tetap mendapatkan keuntungan.
Kenapa Harus Menghitung HPP?

Menghitung HPP bukan sekadar formalitas, tapi jadi dasar penting dalam menjalankan bisnis makanan.
Pertama, HPP membantu kamu menentukan harga jual yang tidak asal-asalan. Kedua, kamu bisa tahu apakah bisnis kamu untung atau tidak. Selain itu, menghitung HPP juga membantu mengontrol pengeluaran agar tidak membengkak.
Tanpa HPP, kamu berisiko menjual terlalu murah atau bahkan tidak sadar kalau sebenarnya sedang rugi.
Baca juga : Box Makanan Kertas Coklat, Harga Ekonomis untuk Bisnis!
Komponen yang Dihitung dalam HPP
Dalam menghitung HPP makanan, ada beberapa komponen penting yang perlu diperhatikan.
1. Bahan baku
Semua bahan utama yang digunakan, seperti daging, tepung, bumbu, dan lainnya.
2. Biaya tenaga kerja
Upah untuk proses produksi, baik untuk diri sendiri maupun karyawan.
3. Biaya operasional
Seperti gas, listrik, air, kemasan, dan kebutuhan dapur lainnya
Baca juga : Kotak makanan tebal foodgrade, Gratis Custom Desain!
Contoh Perhitungan HPP Makanan
Rumus HPP dan HPP per produk berikut ini:
HPP = Bahan Baku + Biaya Operasional + Biaya Tenaga Kerja
HPP per produk = Total HPP ÷ Jumlah produk
Baca juga : 15 Ide Jualan Minuman Paling Laris, Banyak Peminat!
Perhitungan HPP 100 pcs dimsum per hari :
Biaya bahan baku:
Biaya ini mencakup bahan utama yang digunakan, seperti ayam, tepung, kulit dimsum, dan bumbu.
Total biaya bahan baku: Rp100.000
Biaya operasional (termasuk kemasan):
Biaya ini mencakup kebutuhan selama proses produksi dan penjualan, seperti gas, listrik, air, serta kemasan.
Total biaya operasional: Rp80.000
(Rp30.000 operasional + Rp50.000 kemasan)
Biaya tenaga kerja:
Biaya untuk karyawan yang membantu proses produksi.
Misalnya upah per hari: Rp50.000
Total HPP:
Rp100.000 + Rp80.000 + Rp50.000 = Rp230.000
HPP per pcs:
Rp230.000 ÷ 100 pcs = Rp2.300 / pcs
- 11 Jajanan Malam Hari Favorit, Cocok untuk Ide Jualan!
- 20 Menu Bazar Paling Laris untuk Jualan!
- Wadah makanan untuk jualan dari kertas, harga terjangkau!
Itulah cara menghitung HPP makanan secara sederhana yang bisa kamu terapkan. Dengan mengetahui biaya produksi secara detail, kamu bisa menentukan harga jual yang tepat, mengontrol pengeluaran, dan meningkatkan keuntungan. Mulai dari sekarang, jangan asal tentukan harga, pastikan semua sudah dihitung dengan jelas agar usaha kamu bisa berkembang lebih maksimal.
Ohiya untuk menarik perhatian pelanggan gunakan kemasan makanan yang aman dan berkualitas dari kemasanfnb ya, pelanggan nyaman, jualan lancar. Tim kami siap memberikan konsultasi gratis untuk menemukan kemasan yang tepat sesuai kebutuhan. Silakan hubungi via Whatsapp (0811-1278-182) untuk konsultasi lebih lanjut dan dapatkan penawaran harga spesial. Kunjungi instagram kemasanfnb untuk melihat berbagai design menarik yang cocok untuk kemasan mie ayam kekinian bisnis anda!
